kebahagiaan itu tak perlu mewah...
namun harus menyenangkan batin.
terkadang banyak orang berfikir bahwa suatu perasaan yang menyenangkan harus diukur dengan seberapa banyak isi dompet yang kau keluarkan untuk menyenangkannya.
Dimana esensi dari sebuah ketulusan jika semua harus dipikir dengan materi?
kenyaman didapatkan dengan berbagai macam cara, tentu saja tergantung pada setiap diri individunya.
sedikit bercerita tentang sebuah panorama dalam sebuah ketulusan.
rasa nyaman.....
aku nyaman dengan diriku, tak perlu ku habiskan semua uangku untuk memanjakan diriku sendiri.
rasa nyaman itu tumbuh sendiri dalam diriku, dimana aku menyanyangi hidupku.
dan hal itu sebagai permulaan dimana aku mulai dapat merasakan kenyaman dari orang lain.
aku dapatkan itu dari kamu, kamu yang selalu ku sayangi dengan ketulusan.
tak pernah berfikir untuk meminta mu untuk membuatku bahagia dengan menghabiskan apa yang kau punya.
rasa nyaman itu ada secara alamiah.
sudah ku jelaskan,
yang paling kubutuhkan itu sebuah ketulusan.
inisiatif dan perlakuannya.
tak perlu mewah bila sederhana pun menyenangkan.
hanya sekedar duduk bersama memberikan waktu untuk bersama,
sudah cukup bagiku.
karna yg ku cari itu kebahagiaan batinku. bukan kepuasan semata.
aku selalu belajar mencintai dengan sederhana, karna selalu kutemukan ada kenyamanan dalam kesederhanaan.
mungkin memang benar...aku banyak meminta.
namun yang harus dipahami, sejujurnya aku hanya meminta waktumu untuk bersamaku.
tak lebih tak kurang...
aku pun tak meminta 24 jam waktumu untuk terus bersamaku.
berbincang, bermanja denganmu, duduk bersamamu, menikmati hilar bilar panorama dunia luar bersama mu.
itu yang aku mau....
tak harus kau berfikir ku inginkan sesuatu yang mewah.
sebuah peluk kecil, tawa yg membuatku gemas, perhatianmu, inisiatifmu, sedikit waktumu itu adalah kenyamananku...
dan itu yang aku butuhkan.
aku nyaman bersamamu, karna bahagia itu sederhana :)