ntah harus ku mulai dari mana.
titik awal yg membuat resah.
yang ku tau saat itu...kala hujan mulai menampakan keberadaannya.
menerjang dengan tajam tempat dimana aku berpijak.
menimbulkan aroma tanah pada setiap sentuhannya.
aku selalu ingat waktu itu.....
saat ku terhanyut dalam elegi cinta penuh makna.
karna disetiap rintik nya ada harapan.
tentang malam yg tak ingin di akhiri.
tentang rasa yg tak ingin di khianati.
tentang kecewa yg tak ingin di mulai.
ada sebuah rasa yg tercipta dalam rintikan pertamanya.
dan ada sebuah kenangan yg terurai lembut penuh kemesraan dalam rintikan terakhirnya.
sebuah kenangan yg terbalut kenyamanan.
yg mampu mengusir sengatan dari dinginnya deras hujan.
menerobos malam dibawah pacaran sinar bulan.
kala itu.....
ku menjelajah dalam kehangatan meski hujan setia mengantar.
sampai pada satu titik.....
Tuhan berikan sentilannya melalui ribuan tetesan air yg kusebut hujan.
pada seorang insan yg terlarut dalam rasa.
yg kini membuatnya hancur terbias seperti tetesan hujan.
tanpa tau kapan akan mengering.....
hujan tetaplah hujan....
dia tetap ribuan tetes air yg selalu hancurkan kehangatan malam.
namun aku yakin.....
ada sebuah fase dimana pelangi tunjukan perannya.
memberikan setitik harapan untuk mengakhiri tetesan hujan.
hingga ku dapatkan sebuah arti dari alur ini.
tentang hujan yg hadirkan sebuah cinta.....
tentang hujan yg hadirkan sebuah luka.....
yaaa...memang terkadang terasa begitu indah.
karna mampu cairkan segala suasana.....
namun kekuatannya mampu getarkan hatiku menuju sebuah kegalauan tanpa batas tepi.